Tampilkan postingan dengan label Bambang Kunaedi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bambang Kunaedi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Mei 2012



Lapangan BPKB Gorontalo akan menjadi saksi perlehatan akbar Apresiasi PTK-PAUDNI Berprestasi, Gebyar 1000 Anak PAUD serta Penobatan Ibu Idah Syahidah Habibie, MH sebagai Bunda Paud Provinsi Gorontalo. Hal ini ditandai dengan kehadiran Ibu Gubernur Gorontalo yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie sore tadi ketika meninjau kesiapan panita dalam perlehatan akbar tersebut. Idah menyatakan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada jajaran Direktorat PAUDNI Kemendikbud RI atas penganugrahan tersebut. Idah yang pada kesempatan tersebut didampingi Kepala BPKB Provinsi Gorontalo Drs. Bambang Kunaedi, M,Si juga mengapresiasi kesiapan panitia dalam penyelenggaraan kegiatan yang direncanakan akan dihadiri oleh Dirjen PAUDNI Kemendikbud RI, Prof. DR. Lydia Freyani Hawadi, Psi. tersebut.
Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI diwakili Bapak Sinung Widodo dan Ibu Badriyati dari direktorat P2TK Dirjen PAUDNI yang tiba terlebih dahulu siang tadi di Provinsi Gorontalo menyatakan, kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (31/05/2012) mendatang selain akan dihadiri oleh Dirjen PAUDNI, akan dihadiri pula oleh Direktur PPAUDNI DR. Erman Syamsudin, Direktur P2TK PAUDNI DR. Nugaan Yulia Wardhani Siregar, M.Psi beserta rombongan dari Direktorat Jenderal PAUDNI.

Sementara itu Kepala BPPNFI regional V Makassar yang telah berubah menjadi BP-PAUDNI Regional III Makassar DR. H. Muhammad Hasbi diperkirakan akan bersama-sama dengan Ibu Dirjen akan menghadiri acara ini.(reza)

Rabu, 16 Mei 2012

Pemanfaatan limbah rumah tangga untuk dikemas menjadi Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan terobosan inovatif dalam meningkatkan kreatifitas pendidik PAUD serta meningkatkan pengetahuan anak didik PAUD dalam hal pentingnya menjaga lingkungan. Hal ini terungkap dalam acara “Focus Group Discussion Pengembangan Model INTI APE dari limbah lingkungan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD” yang dilaksanakan hari ini 16/05/2012 di Aula BPKB Provinsi Gorontalo
Kepala BPKB Provinsi Gorontalo, Drs. Bambang Kunaedi, M.Si. dalam pembukaannya mengatakan, sebagai Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Non Formal, BPKB Provinsi Gorontalo terus berupaya menyelaraskan Program Pendidikan Nonformal dan Informal termasuk dunia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan ini menurut Bambang bertujuan untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan kepada para pendidik PAUD dalam pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) dari limbah rumah tangga yang mengandung nilai pendidikan, murah, mudah dalam pembuatannya, tidak berbahaya bagi anak, menarik warna dan bentuknya serta disesuaikan dengan minat dan taraf perkembangan anak didik. Bambang juga berharap agar model pembelajaran ini dapat diadopsi secara maksimal oleh lembaga-lembaga PAUD yang ada, sehingga APE ini dapat dibuat sendiri dan tidak bergantung pada APE buatan industri yang mahal dan belum tentu memiliki nilai edukatif pada anak didik. Bambang juga menambahkan, bahwa dengan kegiatan pembuatan APE dari limbah bekas rumah tangga ini, anak dapat diajarkan cara mencintai dan menjaga lingkungannya.


Sementara itu Ketua Panita Pelaksana Kegiatan Drs. Usman Modjo, M.Pd dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini diikuti 20 peserta pendidik PAUD se Provinsi Gorontalo dan didanai melalui APBD Provinsi Gorontalo. Kegiatan  ini  juga menghadirkan berbagai narasumber diantaranya Kepala BPKB Provinsi Gorontalo, Tenaga Fungsional Pamong Belajar BPKB, serta Akademisi  dari Universitas Negeri Gorontalo. Usman menambahkan kegiatan   ini bertujuan mendapatkan model pengembangan APE yang ramah lingkungan serta meningkatkan kompetensi pendidik PAUD secara maksima.(reza)

Selasa, 01 Mei 2012

Pagi tadi (01/05/2012) bertempat di Ruang Pokja PAUD BPKB Provinsi Gorontalo, Kepala BPKB Provinsi Gorontalo Drs. Bambang Kunaedi, M.Si mengundang seluruh tenaga Fungsional Pamong Belajar dan staf untuk paparkan kegiatan mereka, baik yang dilaksanakan diluar maupun didalam daerah Provinsi Gorontalo selang bulan April 2012.

Hal ini menurut Bambang dimaksudkan agar informasi dan ilmu yang diperoleh baik Pejabat, Pamong Belajar, maupun staf selama mengikuti kegiatan tersebut tidak terputus dan dapat diserap secara baik oleh rekan-rekan kerja lainnya. Selain itu Bambang juga mengatakan, kegiatan pemaparan ini adalah wujud budaya kerja yang  transparan dan akuntabel sesuai harapan Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.Ap, sehingga mereka yang ditugaskan benar-benar bekerja dan menyerap informasi secara maksimal

Sebanyak 6 (enam) Pamong Belajar, 2 (dua) staf administrasi memaparkan hasil dan tujuan program kegiatan yang mereka ikuti baik ditingkat Pusat, Regional Makassar maupun di tingkat daerah (reza)